jalur-jalur hujung jari

air mata
berkali-kali terbelah
menggegar keringat
menyusun waras
selama ini kita
membeli tanah
sengsara
makan makanan
derita
kami ini penadah
garisan sengketa
mengharap sesuap
petang
malam

aku ini
warga kealpaan
bersandar bulan
memkir sejenak
merawat
akal jahil

garisan derita
berdarah bahagia
makin jelas
melihat kaum watan
merobek
daging keikhlasan
pemimpin sejati

wahai bangsa tahah
tergadai
merempat
tamak
bumi berbicara
jangan kita lupa
asal usul pertiwi
setelah
berbalam bulan
mengusung keranda
malam
bersama angin jalang
sepoi bahasa
meniup sengkakala
pengajaran

-puisiwatan-

Advertisements

Leave a comment

Filed under Hak Cipta Terpelihara -Puisiwatan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s