Rokok Dalam Baldu

Aku tak mahu berkata
Cuma ingin bertanya
Tentang muzik apakah ini?
Kelihatan nyaring bersayup-sayup
Hingga bumi tak bisa pulang

Aku sering kali tidak mengenal
Anak muda mahupun rawannya
Sedangkan diri sendiri asyik bertanya
Sudahkah manusia kian lupa?
Jikalau duka itu pedih
Jikalau lenang itu bahagia

Sebatang jalan bertukar ngeri
Merbok lapar tercekik asap
Mati bergelimpangan tepian jalanan
bandar permai menjadi kuburan sadis

Sisi gelang kaki ,gadisku
Riak alis matanya ,tanjak rona bunga cinta
Dalam juzuk sesudah mengerti egoistik
Dari wacana mauduk pemuda
Penghujungnya ia gelincir
Patah sanggul terurai kusut

Masihku ingat ,nurani
Seringkali bergelojak riuh-riuh kebenciaan
Terbuku erat sepanjang perjalanan
apinya kiri dan kanan bernyala-nyala
Membakar balutan sepuntung rokok

Ia mula bercerita
tentang kelemahan siasah
Agar kembali mampu di puji
Dengan ingatan para gadis
Aku terlalu luhuri idealisme
Ternyata aku seadanya tidak gila
Seperti yang di sangkal

-puisiwatan-

Advertisements

Leave a comment

Filed under Hak Cipta Terpelihara -Puisiwatan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s